Jumat, 10 Juli 2026 Informasi Sekitar Kabupaten Malang
Profil Bupati Malang HM. Sanusi, Warga Nahdliyin yang Berkiprah di Partai Nasionalis
Sumber Gambar: © jatimtimes.com
Profile

Profil Bupati Malang HM. Sanusi, Warga Nahdliyin yang Berkiprah di Partai Nasionalis

Ditulis oleh: publisher malangkab
Dilihat: 9 kali Tanggal: 10 Jul 2026

"JATIMTIMES - Haji Mochammad (HM) Sanusi  merupakan bupati ke-20 di Kabupaten Malang. Dia lahir di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, pada 20..."

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Yunan Helmy JATIMTIMES - Haji Mochammad (HM) Sanusi  merupakan bupati ke-20 di Kabupaten Malang. Dia lahir di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, pada 20 Mei 1960. Bupati Malang ini kerap disapa dengan panggilan Abah Sanusi.  Sanusi mempersunting perempuan bernama Anis Zaidah dan dikaruniai empat orang anak. Dari empat orang anaknya, mayoritas menempuh jalur pendidikan dokter di beberapa kampus terkenal di Indonesia. Sosok Sanusi yang lahir 63 tahun lalu ini menghabiskan masa kecilnya dengan bersekolah di Kecamatan Gondanglegi. Yakni pada tahun 1969-1974 di MIN Gondanglegi; tahun 1974-1977 di PGAN Gondanglegi; dan pada tahun 1977-1980 Sanusi bersekolah di Madrasah Aliyah Negeri. Kemudian beranjak dewasa, Sanusi berkuliah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel pada tahun 1986-1990. Lalu, pria asli Gondanglegi ini melanjutkan program magisternya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mitra Indonesia Yogyakarta pada tahun 1999-2001. Jika dilihat dari keaktifan organisasi, Sanusi merupakan sosok pimpinan daerah organisatoris. Pada tahun 1990-2000, Sanusi tercatat menjabat sebagai sekretaris KUD Gondanglegi. Kemudian, pria yang sudah menunaikan ibadah haji tahun 1992 ini juga pernah menjadi anggota Bagian Dakwah MWC Nahdlatul Ulama (NU) Gondanglegi pada tahun 1991-1994. Pada  waktu yang bersamaan, Sanusi juga mendapatkan amanah sebagai anggota Departemen Koperasi PC GP Ansor Kabupaten Malang pada tahun 1991-1995.  Kemudian pada tahun 1993-1998, Sanusi mendapatkan amanah sebagai bendahara RSI Gondanglegi. Lalu pada  1994-1997, Sanusi menjabat sebagai sekretaris PAC GP Ansor Gondanglegi. Tahun 1995-1998 Sanusi diberikan amanah sebagai ketua takmir Masjid Darussalam. Di waktu yang bersamaan, Sanusi juga menjabat sebagai sekretaris Yayasan Panti Asuhan Petermas Gondanglegi pada 1995-2000. Pada  1996-2000, Sanusi diberi tanggung jawab sebagai eakil ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kecamatan Gondanglegi. Lalu tahun 1998-2001, Sanusi mendapatkan jabatan sebagai ketua PAC GP Ansor Gondanglegi. Di rentang waktu yang tidak jauh berbeda, yakni pada  1998-2002, Sanusi menjabat sebagai pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) MWC NU Gondanglegi. Selanjutnya, pada  1999 Sanusi mulai berkiprah di dunia politik praktis dengan masuk menjadi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pada tahun yang sama, Sanusi ditunjuk sebagai ketua PAC PKB Gondanglegi. Bersamaan dengan itu, Sanusi juga menjabat sebagai ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang pada tahun 1999-2004. Tahun 2002-2005, Sanusi diberi amanah sebagai wakil ketua GP Ansor Kabupaten Malang. Kemudian tahun 2001-2011, Sanusi menjabat sebagai ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Malang. Selain itu, tahun 2004-2014 Sanusi diberi amanah sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Malang dari PKB. Setelah itu, Sanusi mencoba peruntungan dengan memberanikan diri bertarung di kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2015 sebagai wakil bupati. Tercatat, terdapat tiga pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada Kabupaten Malang 2015 dengan junlah surat suara sah sebanyak 1.173.468. Tiga kontestan itu adalah Rendra Kresna-Sanusi yang diusung Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, Partai Demokrat, PKB, PAN, PPP, PKS dan Partai Hanura. Pasangan ini mendapatkan 605.817 suara atau 51,63 persen. Kemudian, Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi yang diusung PDI Perjuangan mendapatkan perolehan 521.928 suara atau 44,48 persen. Sedangkan Nurcholis-Muhammad Mufidz dari kalangan independen mendapatkan perolehan 45.723 suara atau 3,90 persen.

Rekomendasi Terkait