Coban Glotak adalah air terjun yang berada di Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Lokasinya di lereng perbukitan sisi Gunung Kawi dan masuk dalam kawasan hutan yang oleh warga setempat disebut Hutan Coban Glotak. Menurut iNews, jaraknya sekitar 16,5 kilometer dari pusat Kota Malang, sehingga tergolong dekat dengan kota meskipun suasananya jauh lebih sunyi.
Sumber-sumber menyebut tinggi air terjun ini mencapai sekitar 100 meter. Sebuah makalah penelitian dari Universitas Tribhuwana Tunggadewi (2023) mencantumkan angka yang sama dan menggolongkannya sebagai objek wisata alam yang masih dalam tahap pengembangan. Karena jatuhan airnya tinggi dan alirannya deras, air terjun ini terlihat jelas dari kejauhan sebagai garis putih tipis di antara rimbun pepohonan, seperti pada foto yang menyertai artikel ini.
Asal nama
Nama Glotak berasal dari bunyi. Menurut penuturan yang dikutip iNews, bebatuan yang terbawa arus dan berbenturan saat air jatuh menimbulkan bunyi seperti "klotak-klotak". Pengunjung yang beruntung konon dapat mendengarnya pada malam hari. Keterangan ini merupakan cerita lisan masyarakat dan bukan hasil pengukuran.
Akses dan catatan
Penelitian 2023 tersebut menemukan bahwa kondisi jalan akses masih ada yang rusak, pengelolaan parkir belum tertata, dan sistem pendaftaran pengunjung belum jelas. Karena itu, pengunjung sebaiknya menyiapkan kendaraan yang sesuai dengan medan perbukitan, bertanya kepada warga Dalisodo mengenai jalur terbaru, dan menghindari kunjungan ketika hujan deras karena jalur tanah menjadi licin. Fasilitas, tarif, dan jam buka belum dapat dipastikan dari sumber yang tersedia dan dapat berubah, sehingga perlu dikonfirmasi ke pengelola atau pemerintah desa. Sebagai kawasan hutan, sampah sebaiknya dibawa pulang kembali.
