Sumber Maron adalah objek wisata mata air yang berada di Dusun Adiluwih, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Kawasan ini dikenal lewat air yang jernih dan mengalir deras di antara bebatuan, dengan latar hutan lindung dan hamparan sawah di sekelilingnya.

Menurut kajian yang membahas identitas visual wisata ini, Sumber Maron memadukan pemandangan air terjun kecil, kolam mata air, dan aliran sungai yang dapat dipakai bermain air. Salah satu sumber menyebut tempat ini mulai dikelola sebagai destinasi wisata sejak sekitar tahun 2016. Di desa yang sama terdapat beberapa mata air lain, antara lain Sumber Jeruk, Sumber Taman, dan Sumber Punden, sebagaimana disebut dalam salah satu kajian.

Atraksi dan nilai edukasi

Selain bermain di air, pengunjung dapat menjajal atraksi seperti flying fox dan river tubing. Ada pula wisata edukasi pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) yang memanfaatkan aliran dari mata air tersebut. Sebuah makalah tahun 2019 mencatat PLTMH di Sumber Maron dibangun pada 2011 dengan daya sekitar 22 kW untuk menggerakkan pompa yang mengalirkan air bersih ke tandon dan warung di area wisata. Angka debit air dan potensi daya pada berbagai kajian berbeda-beda, sehingga sebaiknya tidak dijadikan patokan tunggal.

Sebuah penelitian melaporkan jumlah kunjungan sekitar 400 orang pada hari biasa, sekitar 1.000 orang pada Sabtu, dan sekitar 4.000 orang pada Minggu. Artinya, akhir pekan, terutama hari Minggu, cenderung sangat ramai.

Harga tiket, jam buka, dan fasilitas dapat berubah, jadi sebaiknya dicek langsung sebelum berkunjung. Jaga kebersihan air dan lingkungan, perhatikan keselamatan di arus sungai, dan ikuti arahan pengelola saat bermain tubing atau di dekat bebatuan licin.