Desa Sitiarjo
  • Kecamatan Sumbermanjing Wetan
  • ยท
  • 3 kali dibaca

Desa Sitiarjo

Profil dan Wilayah

Sitiarjo adalah desa di bagian selatan Kecamatan Sumbermanjing Wetan, sekitar 60 km di selatan pusat Kota Malang. Menurut data situs resmi desa, luasnya sekitar 3.436 hektare. Wilayahnya berbatasan dengan Desa Sumberagung di utara, Kedungbanteng di timur, dan Tambakrejo di selatan. Desa ini terletak di lembah yang dialiri Sungai Panguluran dan Sungai Mbambang, dengan 15 RW dan 65 RT. Banyak kampungnya punya nama sendiri, antara lain Pulungrejo, Rowotrate, Pegat, Palung, Gunung Tumo, dan Tumpakrejo.

Sejarah dan Asal-usul

Menurut catatan sejarah jemaat GKJW Sitiarjo, desa ini bermula dari pembukaan hutan di lembah Panguluran oleh sejumlah keluarga yang berangkat dari wilayah Swaru, Gondanglegi, pada akhir abad ke-19. Para perintis mendirikan pondok di perbukitan yang memandang lembah berbentuk dulang, sehingga permukiman awal dikenal sebagai Pondok Dulang. Izin pembukaan lahan dari pemerintah Hindia Belanda diterima pada 1897. Permukiman di utara sungai dinamai Sitiarjo dan yang di selatan Pulungrejo. Keduanya kemudian disatukan menjadi satu desa, dengan Rema Surareja sebagai kepala desa pertama. Gereja jemaat Sitiarjo diresmikan pada 1921.

Kehidupan Ekonomi dan Sosial

Sebagian besar warga hidup dari pertanian padi, kelapa, dan pisang. Sebagian lain bekerja sebagai pegawai negeri, pedagang pasar, nelayan, dan aparat keamanan. Desa memiliki pasar desa yang cukup besar, puskesmas, koperasi, serta sekolah dari TK sampai SMA. Mayoritas warga beragama Kristen, dengan warga Muslim yang banyak bermukim di sekitar pasar. Tradisi yang dirawat antara lain undhuh-undhuh di lingkungan gereja dan syukuran bersih desa sesudah panen raya. Sungai yang mengairi sawah juga kerap meluap ketika hujan deras.

Akses dan Lokasi

Kantor desa berada di Jl. Raya Sitiarjo No. 67. Pantai Goa Cina dan Pantai Watu Leter terletak di wilayah desa ini dan dapat dijangkau melalui Jalur Lintas Selatan.

Bagikan: