- Kecamatan
- Β·
- 277 kali dibaca
Kecamatan Bululawang
Geografi dan Batas Wilayah
Bululawang terletak di sebelah selatan Kota Malang, dengan luas wilayah sekitar 49,36 kilometer persegi dan 14 desa yang terbagi menjadi 90 rukun warga dan 356 rukun tetangga. Di sebelah utara, kecamatan ini berbatasan dengan Kecamatan Tajinan; di timur dengan Kecamatan Wajak; di selatan dengan Kecamatan Gondanglegi; serta di barat dengan Kecamatan Pakisaji dan Kepanjen. Posisinya yang berada di jalur penghubung antara Kota Malang dengan Gondanglegi dan Turen menjadikan Bululawang sebagai salah satu simpul lalu lintas penting di Malang selatan.
Sejarah Singkat
Pada masa kolonial Belanda, Bululawang pernah menjadi ibu kota kawedanan yang membawahi beberapa distrik di sekitarnya, termasuk Tajinan, Wajak, Gondanglegi, dan Pagelaran. Jejak sejarah ini masih terlihat dari peninggalan bangunan era kolonial, termasuk pabrik gula yang berdiri sejak 1906 serta jaringan jembatan air (aquaduct) untuk irigasi yang dibangun pada periode yang sama.
Pemerintahan
Kecamatan Bululawang membawahi 14 desa dengan pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan berada di sekitar jalur utama yang menghubungkan Kota Malang dengan Gondanglegi dan Turen.
Potensi Ekonomi
Ekonomi Bululawang ditopang kuat oleh industri gula, dengan keberadaan Pabrik Gula Krebet Baru yang dikelola PT Pabrik Gula Rajawali I β salah satu pabrik gula dengan kapasitas produksi terbesar di Indonesia yang telah beroperasi sejak zaman kolonial pada 1906. Selain itu terdapat pabrik ragi PT Lesaffre, pabrik ban PT Saranajaya, serta sejumlah usaha pengolahan kayu. Dua pasar tradisional, Pasar Bululawang dan Pasar Krebet, menjadi pusat perputaran ekonomi rakyat di sepanjang jalur utama kecamatan.
Pariwisata dan Budaya
Meski bukan kecamatan dengan destinasi wisata alam yang menonjol, Bululawang memiliki daya tarik berupa peninggalan infrastruktur kolonial seperti jembatan-jembatan tua serta bekas Stasiun Bululawang yang kini tidak lagi beroperasi namun masih berdiri sebagai saksi sejarah jalur kereta api Malang selatan. Kecamatan ini juga memiliki fasilitas rekreasi air seperti kolam renang Kalimeri dan Waterboom 88, serta sejumlah pondok pesantren yang menjadi pusat pendidikan keagamaan.
Akses dan Infrastruktur
Bululawang dilintasi jalur penghubung utama antara Kota Malang dengan Gondanglegi dan Turen, menjadikannya titik transit penting bagi mobilitas warga dan distribusi hasil industri gula ke wilayah sekitarnya.
Daftar Desa dan Kelurahan
Kecamatan Bululawang secara administratif terbagi menjadi 14 wilayah setingkat desa/kelurahan berikut:
- Desa Bakalan
- Desa Bululawang
- Desa Gading
- Desa Kasembon
- Desa Kasri
- Desa Krebet
- Desa Krebet Senggrong
- Desa Kuwolu
- Desa Lumbangsari
- Desa Pringu
- Desa Sempalwadak
- Desa Sudimoro
- Desa Sukonolo
- Desa Wandanpuro
Foto Stasiun Bululawang, Kecamatan Bululawang β Wikimedia Commons, oleh Rizal Febri Ardiansyah, lisensi CC BY-SA 4.0. Foto persawahan Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang β Wikimedia Commons, oleh Jaitibannat123, domain publik (CC0).
Galeri Foto
Klik foto untuk melihat ukuran penuh. Kredit foto tercantum di akhir artikel.