- Kecamatan
- Β·
- 610 kali dibaca
Kecamatan Ngantang
Geografi dan Batas Wilayah
Kecamatan Ngantang terletak di ujung barat laut wilayah Kabupaten Malang, menjorok ke dalam wilayah yang secara geografis lebih dekat dengan Kabupaten Kediri dan Kota Batu dibanding Kepanjen sebagai ibu kota kabupaten. Wilayah ini memiliki luas sekitar 147,70 kilometer persegi dan berada pada ketinggian antara 500 hingga 700 meter di atas permukaan laut. Ngantang berbatasan dengan Kecamatan Kasembon di sisi utara dan barat, Kecamatan Pujon di sisi timur, serta Kabupaten Blitar (Kecamatan Gandusari) di sisi selatan. Bentang alamnya berupa lembah yang dikelilingi jajaran gunung, dengan Gunung Kelud di sisi barat daya dan Gunung Kawi di sisi timur.
Sejarah Singkat
Nama Ngantang diyakini berasal dari sebutan lama "Hantang", wilayah yang menurut catatan sejarah pernah menjadi salah satu daerah pendukung setia Raja Jayabaya dari Kerajaan Kadiri dalam konfliknya melawan Jenggala pada abad ke-12. Kawasan Ngantang juga tercatat pernah menjadi tempat persembunyian Karaeng Galesong, bangsawan dari Kerajaan Gowa yang ikut melakukan perlawanan terhadap VOC pada abad ke-17. Di masa perjuangan kemerdekaan, wilayah ini turut menjadi saksi pertempuran, yang kini diperingati lewat Monumen Palagan Mendalan.
Pemerintahan
Secara administratif Kecamatan Ngantang terbagi menjadi 13 desa, yaitu Banjarejo, Banturejo, Jombok, Kaumrejo, Mulyorejo, Ngantru, Pagersari, Pandansari, Purworejo, Sidodadi, Sumberagung, Tulungrejo, dan Waturejo.
Potensi Ekonomi
Berkat kondisi tanah vulkanik yang subur dan udara pegunungan yang sejuk, Ngantang dikenal luas sebagai salah satu sentra durian, kopi, dan susu sapi perah di Kabupaten Malang. Banyak peternak lokal menggantungkan penghidupan pada usaha sapi perah yang hasilnya disalurkan ke sejumlah koperasi susu di kawasan Malang Raya.
Pariwisata dan Budaya
Ikon wisata utama Ngantang adalah Bendungan Selorejo, bendungan tua peninggalan awal 1970-an yang membendung aliran Kali Konto di kaki Gunung Kelud, kini berfungsi sebagai pengendali banjir, pembangkit listrik tenaga air, sekaligus objek wisata air dengan fasilitas perahu, taman, dan penginapan. Selain itu terdapat Taman Wisata Blendrang serta Monumen Palagan Mendalan yang mengenang perjuangan rakyat pada 1948.
Akses dan Infrastruktur
Posisi Ngantang cukup strategis karena berada di persimpangan jalur yang menghubungkan Kediri, Blitar, Kota Batu, dan Kota Malang. Jarak tempuh dari Kota Malang menuju kawasan Bendungan Selorejo sekitar 43 kilometer atau kurang lebih 1,5 jam perjalanan darat.
Daftar Desa dan Kelurahan
Kecamatan Ngantang secara administratif terbagi menjadi 13 wilayah setingkat desa/kelurahan berikut:
- Desa Banjarejo
- Desa Banturejo
- Desa Jombok
- Desa Kaumrejo
- Desa Mulyorejo
- Desa Ngantru
- Desa Pagersari
- Desa Pandansari
- Desa Purworejo
- Desa Sidodadi
- Desa Sumberagung
- Desa Tulungrejo
- Desa Waturejo
Foto Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang β Wikimedia Commons, oleh Anggagunawarman11, lisensi CC BY-SA 4.0. Foto sawah di Ngantang, Kabupaten Malang β Wikimedia Commons, oleh Yovi Prasetyo, lisensi CC BY-SA 4.0.
Galeri Foto
Klik foto untuk melihat ukuran penuh. Kredit foto tercantum di akhir artikel.