Ratna Indraswari Ibrahim
  • Budayawan
  • ยท
  • 18 September 2026
  • ยท
  • 1 kali dibaca

Ratna Indraswari Ibrahim

Kelahiran dan Latar Belakang Keluarga

Ratna Indraswari Ibrahim lahir di Malang pada 24 April 1949, dari pasangan Saleh Ibrahim dan Siti Bidasari Arifin, keluarga perantauan Minangkabau. Pada usia 10 tahun ia mengalami demam tinggi berkaitan dengan rachitis (kelainan tulang), menyebabkannya lumpuh dan menggunakan kursi roda sepanjang hidupnya.

Pendidikan dan Awal Menulis

Ia sempat menempuh studi di Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya, namun memilih fokus menulis. Ia mendiktekan tulisannya kepada asisten, menghasilkan lebih dari 400 cerita pendek dan novel sepanjang hidupnya.

Karya dan Kiprah Sastra

Karyanya banyak menampilkan tokoh perempuan sebagai pusat cerita. Di antaranya Lemah Tanjung (2003), Namanya Massa (2000), dan Waktu Nayla (2003). Cerpennya terpilih dalam antologi cerpen pilihan Kompas tiga tahun berturut-turut (1993โ€“1996) dan Antologi Cerpen Perempuan ASEAN (1996).

Aktivisme Sosial dan Akhir Hayat

Ratna mendirikan Yayasan Bhakti Nurani Malang (1977) dan memimpin LSM Entropic Malang (1991), aktif dalam forum internasional mengenai disabilitas dan hak perempuan. Ia meninggal dunia pada 28 Maret 2011 di RSU dr. Saiful Anwar, Malang, dalam usia 61 tahun. Rumahnya di Jalan Diponegoro, Kota Malang, kini dikenal sebagai "Rumah Budaya Ratna".

Foto Ratna Indraswari Ibrahim โ€” Wikimedia Commons, oleh Bachtiar Djanan, lisensi CC BY-SA 4.0.

Bagikan: