Desa Kedungsalam
  • Kecamatan Donomulyo
  • ยท
  • 1 kali dibaca

Desa Kedungsalam

Profil dan Wilayah

Kedungsalam adalah desa terluas di Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang (kode Kemendagri 35.07.01.2003, kode pos 65167). Menurut data BPS 2016, luasnya sekitar 33,56 kmยฒ dengan penduduk sekitar 10.428 jiwa. Desa ini terbagi atas empat dusun, yaitu Krajan, Salamrejo, Sumbersih, dan Ngliyep, dengan 18 RW dan 86 RT. Salamrejo di utara menjadi gerbang masuk desa, Krajan di tengah adalah pusat pemerintahan dan ekonomi, sedangkan Ngliyep di selatan berhadapan dengan Samudra Hindia. Di Dusun Ngliyep terdapat Pantai Ngliyep, ikon wisata desa.

Asal-usul Nama

Menurut cerita lisan setempat, kawasan ini dulu hutan yang dianggap angker. Pada akhir abad ke-18 seorang pengembara perempuan dari Mataram yang dikenal sebagai Mbah Atun datang bersama pengikutnya dan membuka hutan itu menjadi permukiman. Nama Kedungsalam dikisahkan berasal dari banyaknya kedung (lubuk) dan pohon salam di sana. Warga keturunan Mbah Atun hingga kini melanjutkan upacara labuhan di Pantai Ngliyep setiap 14 Maulud. Catatan sejarah tertulis tentang hal ini belum ditemukan, sehingga kisahnya diperlakukan sebagai tradisi lisan.

Kehidupan Ekonomi dan Sosial

Wilayah utara dan tengah relatif datar, sedangkan Sumbersih dan Ngliyep bergelombang. Warga mengandalkan pertanian lahan kering, sawah, peternakan, dan hutan rakyat. Pasar desa di Krajan dikenal dengan komoditas kelapa dan pisang. Desa memiliki tujuh SD negeri, satu madrasah ibtidaiyah, SMP PGRI 1 Donomulyo, SMK Akbar, serta sejumlah TK dan PAUD.

Akses dan Lokasi

Kedungsalam berbatasan dengan Tlogosari di utara, Sumbermanjing Kulon dan Banjarejo di timur, Tempursari dan Mentaraman di barat, serta Samudra Hindia di selatan.

Foto formasi Karang Bolong, Pantai Ngliyep โ€” Wikimedia Commons, oleh Lutfi adn, lisensi CC BY-SA 4.0.

Bagikan:

Pariwisata di Desa Kedungsalam