Bendungan Lahor berada di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, berdekatan dengan Bendungan Sutami (Karangkates). Bendungan ini membendung Sungai Lahor, salah satu anak Sungai Brantas, dan dikelola Perum Jasa Tirta I. Kawasan sekitarnya dikenal juga sebagai Taman Wisata Sutami-Lahor.

Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, pembangunan dimulai pada Mei 1973, selesai pada 1977, dan diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Sutami pada 12 November 1977. Fungsi utamanya mengurangi debit banjir dari sekitar 790 menjadi 150 meter kubik per detik, mengairi sekitar 1.100 hektare lahan pertanian pada musim kemarau, serta mendukung perikanan darat dan wisata. Air dari Lahor dialirkan ke Waduk Sutami melalui terowongan berdiameter 3 meter dan panjang sekitar 822 meter. Akibat sedimentasi, kapasitas total waduk pada 2014 diperkirakan tinggal sekitar 29 juta meter kubik.

Bagi pengunjung, tempat ini menawarkan pemandangan waduk yang tenang di antara perbukitan. Beberapa pemberitaan menyebut tersedia area perkemahan, penyewaan peralatan camping, dan glamping, dengan kunjungan yang meningkat saat libur.

Perlu diperhatikan soal akses: pemberitaan Antara dan RRI menyebut PJT I membatasi kendaraan roda empat melintasi puncak bendungan mulai 1 Agustus 2026 karena dinilai berisiko bagi struktur bendungan, sementara roda dua masih diperbolehkan dan disiapkan jalur alternatif lewat jalan nasional. Kebijakan ini dapat berubah, jadi periksa informasi terbaru dari pengelola sebelum berkunjung. Patuhi rambu dan jangan masuk ke area terlarang bendungan.