Prasasti Ampeldento ditemukan di Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, di sekitar gerbang Tol Pakis dan dekat makam umum desa. Menurut detikJatim (24 Januari 2023), penemuannya dilaporkan terjadi pada 22 November 2022. Temuan ini menarik minat para peneliti karena memuat nama tokoh dari masa akhir Singasari dan Majapahit.

Prasasti ini hanya memuat tiga baris tulisan beraksara kuno dan tampaknya hanya bagian tengahnya yang ditemukan; bagian atas dan bawah belum diketahui. Ismail Lutfi, Ketua Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia Komda Jawa Timur sekaligus dosen sejarah Universitas Negeri Malang, menyebut bahwa dari gaya tulisan (paleografi), prasasti berasal dari sekitar abad ke-14 sampai ke-15 Masehi, sedangkan angka tahun yang terbaca adalah 1271 Saka atau 1349 Masehi.

Isinya menyebut Mpu Glen sebagai patih baru Majapahit, dan juga nama Bhatara Sri Kertanegara, raja terakhir Singasari. Lutfi menduga pada masa Kertanegara pernah ditetapkan sebuah desa perdikan (sima) yang statusnya dilestarikan hingga masa Majapahit. Ia juga menekankan bahwa hubungan antara Kertanegara dan Mpu Glen masih perlu diteliti lebih lanjut, sehingga tafsiran ini bersifat sementara.

Prasasti ini lebih tepat dipandang sebagai peninggalan sejarah penting ketimbang tujuan wisata yang siap dikunjungi. Sumber yang ditemukan tidak menjelaskan penyimpanan atau status perlindungannya saat ini, jadi pengunjung yang tertarik sebaiknya menghubungi Pemerintah Desa Ampeldento, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang, atau Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur sebelum datang, dan tidak menyentuh atau memindahkan benda cagar budaya.