Bersih desa adalah tradisi syukur dan penghormatan kepada leluhur yang lazim dilakukan di desa-desa Jawa. Salah satu yang terdokumentasi di Kabupaten Malang adalah Bersih Desa Jatiguwi di Kecamatan Sumberpucung. Sebuah kajian di jurnal Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang tentang ritual ini menyebut pelaksanaannya setiap bulan Suro pada hari Rabu Pahing, dengan tujuan menghormati leluhur desa serta memohon keselamatan dan perlindungan.

Rangkaian acaranya, menurut ringkasan penelitian tersebut, meliputi pementasan Tari Topeng Patih, Tari Pedhanyangan, nyekar atau ziarah ke makam, tumpengan, dan pengambilan sembilan mata air untuk sesajen. Kehadiran tari topeng menghubungkan bersih desa ini dengan kesenian Wayang Topeng Malangan yang hidup di wilayah tersebut.

JatimTimes melaporkan perayaan pada Rabu malam, 9 Agustus 2023, yang dikaitkan dengan peringatan hari lahir ke-183 Desa Jatiguwi dan dimeriahkan wayang kulit semalam suntuk dengan lakon "Kunthi Nugroho" oleh Ki Tantut Sutanto. Bupati Malang saat itu menilai bersih desa sebagai upacara adat yang mempererat solidaritas dan gotong royong warga. Dokumentasi 2018 di Wikimedia Commons memperlihatkan bantengan dibawakan anak-anak sebagai upaya meneruskan warisan budaya, serta penampilan sosok Leak diiringi prajurit yang dipengaruhi seni Bali.

Waktu pelaksanaan mengikuti kalender Jawa sehingga tanggal Masehinya berubah tiap tahun. Pengunjung yang ingin menyaksikan sebaiknya bertanya kepada perangkat Desa Jatiguwi, menghormati prosesi ziarah dan sesajen, serta meminta izin sebelum memotret warga.